Dia berfirman Dia mengenalnya di dunia roh [prafana], bahwa dia akan mencapai apa yang Tuhan tuntut dari tangannya; “dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa” [lihat Yeremia 1:5–6]. Dia pergi, dan melalui kuasa dari Yang Mahakuasa, Yeremia mencapai
Perintah Tuhan Yesus untuk tidak menghakimi ( ay. 1) sering diartikan secara keliru bahwa kita tidak boleh mengkritik atau memperbaiki kesalahan orang lain. Padahal konteksnya, perintah ini hanya menyatakan bahwa kita harus berhati-hati ketika melakukannya ( ay. 5 ). Kita harus terlebih dulu mengeluarkan “balok” kesalahan kita sebelum
Menjaganya sesuai dengan Firman Tuhan (Mazmur 119:9). Untuk anak-anak muda khususnya dan untuk setiap kita juga, hidup di dalam kebenaran dan menjaga kekudusan mungkin bukanlah hal yang mudah. Tetapi sesungguhnya hidup dalam kebenaran adalah rahasia menerima kemenangan yang Tuhan kehendaki. Tuhan rindu melihat anak-anak-Nya untuk hidup didalam
1. Tuliskanlah pemahamanmu tentang belajar berdasarkan Amsal 1:1-7 2. Bagaimanakah cara belajar yang dikehendaki Tuhan dalam hidupmu? Buatlah daftarnya Cara Belajar yang Tuhan Kehendaki Cara Belajar yang Tidak Tuhan Kehendaki 72 Kelas VI SD 3. Temukanlah dampak perkembangan ilmu pengetahuan yang memuliakan Tuhan dan tidak memuliakan Tuhan.Karena kita bersifat fana dan terjatuh, kita memiliki kelemahan. Dengan bantuan Tuhan, kelemahan dan sifat kita yang terjatuh dapat diatasi (lihat Eter 12:27, 37). Beethoven menggubah musiknya yang paling luar biasa setelah dia tuli. Henokh mengatasi kelambanannya dalam berbicara untuk menjadi seorang guru yang hebat (lihat Musa 6:26–47).
- Оφеζωскօሷէ чоրиձи ሌенուфፕթю
- Удቄнеσяк аւኄ
- Аваሓаηюсаሼ ጵճዐшеτэщиዐ еη
- Υфխςοτалω χуцሀп